Persepuluhan Sangat Penting dari 8 Jenis Persembahan Ini

AMANATAGUNG.COM – Ada 8 jenis jenis persembahan, tentu semua jenis persembahan itu penting, akan tetapi anda harus mengetahui bahwa ternyata persembahan yang ke-8 adalah Persembahan yang paling penting, karena persembahan tersebut adalah mengembalikan apa yang menjadi MILIK TUHAN.

Semua gereja wajib memberikan penjelasan secara terperinci tentang pentingnya 8 jenis memberikan persembahan. Apa saja jenis persembahan itu, maka seluruh jemaat harus mengetahuinya secara keseluruhan tentang semua jenis persembahan itu dan jemaat secara otomatis mengerti dan melakukan perintah Tuhan.

“Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi, supaya engkau tahu, bahwa Akulah TUHAN, Allah Israel, yang memanggil engkau dengan namamu.” (Yes. 45:3)

Dalam kehidupan ada 2 jenis ekonomi, yakni Ekonomi Manusia dan Ekonomi Tuhan. Jika kita mau apa yang difirmankan dalam Yes. 45:3 terjadi atas hidup kita maka kita harus mengikuti prinsip ekonomi yang telah Tuhan berikan.

Apa itu Hukum Tabur Tuai

Apa yang kita tabur, maka kita pasti menuainya. Tabur tuai juga berbicara mengenai karakter dan tindakan, saat kita menabur karakter dan tindakan yang baik maka kita akan menuai hal yang baik begitu juga sebaliknya.

“Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.” (2 Kor. 9:6)

Dalam hal keuangan juga, ketika kita menabur banyak maka kita akan menuai banyak dan sebaliknya.

Muliakanlah Tuhan dengan harta kita maka kita tidak akan pernah kekurangan (Ams. 3:9-10)

Bagaimana dengan Nilai Persembahan itu :

Tuhan yang menilai persembahan kita. Jika yang menilai persembahan adalah Tuhan maka tidak akan ada seorangpun yang berpikir bahwa kita tidak dapat memberikan persembahan. Belajar dari seorang janda miskin yang memberikan persembahan bukan dari kelimpahannya melainkan dari kekurangannya.

“Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan. Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya.” (Mrk. 12:43-44)

KITA HARUS TAHU BAHWA ADA 8 JENIS PERSEMBAHAN yakni :

  1. Kolekte = Menuai Kemurahan Tuhan

Dilakukan saat ibadah, kebaktian, KKR (sukarela). “Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya! (Mzm. 96:8)

  1. Ucapan Syukur = Menuai Perlindungan Tuhan

Dilakukan saat menerima berkat, HUT, rumah baru, dapat mujizat, dsb (sukarela). “9 Tetapi aku, dengan ucapan syukur akan kupersembahkan korban kepada-Mu apa yang kunazarkan akan kubayar. Keselamatan adalah dari TUHAN!” 10 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada ikan itu, dan ikan itu pun memuntahkan Yunus ke darat.” (Yun. 2:9-10)

  1. Diakonia = Menuai Kesejahteraan

Dilakukan untuk sosial, janda tua, yatim piatu, orang jompo, dsb (sukarela). “Siapa memberi kepada orang miskin tak akan berkekurangan , tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki.” (Ams. 28:27). Tetapi yang diberi diakonia adalah orang yang miskin dan benar-benar tidak bisa bekerja, bukan orang malas (2 Tes. 3:10)

  1. Persembahan Khusus = Menuai Asset (rumah, mobil, toko, gedung dsb).

Dilakukan untuk pembangunan atau misi gereja, sarana gereja (sukarela) oleh orang yang tergerak hatinya dan terdorong jiwanya.

“Sesudah itu datanglah setiap orang yang tergerak hatinya, setiap orang yang terdorong jiwanya, membawa persembahan khusus kepada TUHAN untuk pekerjaan melengkapi Kemah Pertemuan dan untuk segala ibadah di dalamnya dan untuk pakaian kudus itu.” (Kel. 35:21)

Akibat orang yang tidak peduli dengan Rumah Tuhan : pekerjaannya tidak menuai hasil yang bisa dinikmati sehingga tidak akan merasakan kecukupan sekalipun sudah bekerja keras (Hag. 1:9-10)

  1. Persembahan Kasih/Orang Kudus= Menuai penghargaan dari Tuhan

Dilakukan untuk hamba Tuhan, pelayan Tuhan, rohaniwan (sukarela). “Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu.” (1 Kor. 9:14)

  1. Janji Iman atau Nazar = Menuai Janji Tuhan

Dilakukan orang yang berjanji kepada Tuhan (WAJIB). “Kalau engkau bernazar kepada Allah, janganlah menunda-nunda menepatinya, karena Ia tidak senang kepada orang-orang bodoh. Tepatilah nazarmu. Lebih baik engkau tidak bernazar dari pada bernazar tetapi tidak menepatinya.” (Pkh. 5:3-4)

  1. Buah Sulung/Hasil Pertama = Menuai Keturunan dan Berkat (Kel. 13:2)

Dilakukan saat menerima gaji pertama, laba pertama, mendapat anak pertama (WAJIB). “Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu ,” (Ams. 3:9)

  1. Persepuluhan = Menuai Kekayaan (Ams. 10:22)

Dilakukan oleh setiap orang yang mengembalikan 10% dari penghasilan (WAJIB). Berkat Tuhan: 90% jemaat & 10% gereja. “Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. (Mal. 3:10) Orang yang tidak mengembalikan perpuluhan telah menipu Tuhan dan akan kena kutuk (Mal. 3:8-9) Mengembalikan perpuluhan merupakan kewajiban, bukan pemberian.

Dari semua jenis persembahan tersebut diatas tentu semuanya penting, akan tetapi anda harus mengetahui bahwa ternyata persembahan yang ke-8 yakni (Persepuluhan) adalah Persembahan yang paling penting, karena persembahan tersebut adalah mengembalikan apa yang menjadi MILIK TUHAN.

Memberi persembahan kepada Tuhan merupakan pengorbanan yang harus dilakukan dengan sukacita, kelak kita yang akan menuai hasilnya (Mzm. 126:5)

Related Sermon From Author

Social Connected

10,119FansSuka
21,449PengikutMengikuti
3,119PelangganBerlangganan