Kualitas Pengikut Kristus diuji Melalui Masalah

AMANATAGUNG.COM – Kata pencobaan atau biasa disebut MASALAH dalam bahasa Yunani berarti tekanan dari luar untuk membuktikan isi didalam. Suatu masalah jika dilihat dari sudut pandang Firman Tuhan adalah bermaksud baik. Pada saat kita mengalami suatu tekanan dan masalah akan muncul maka dari situ kita bisa tau siapa kita dan kualitas iman sesungguhnya diri kita itu seberapa besar.

Apakah didalam setiap masalah kita ada Tuhan? Percayalah bahwa Tuhan ada dalam semua musim kehidupan. Sebagai tanda bahwa Tuhan itu ada adalah saat Firman Tuhan itu ada bersama dengan kita semua.

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.(Yoh.1:1-3)

Dimana ada Firman, disitu ada Tuhan. Alami dan hidupi Firman, maka masalah akan kita atasi. Orang yang diproses ketika ada masalah, maka orang tersebut akan memperoleh hasil yang terbaik. Yesus adalah Tuhan yang berani mempertaruhkan harga diri, integritas, kemuliaan-Nya dalam perkataan-Nya.

“Iman timbul oleh pendengaran dan pendengaran oleh Firman Kristus”. Roma 10: 17

Jelas dikatakan didalam Firman Tuhan tersebut melalui surat Rasul Paulus pada jemaat di Roma, bahwa iman timbul dari mendengarkan firman Tuhan. Dalam ayat tersebut dikatakan dengan jelas bahwa “mendengar” memiliki arti yang jauh lebih luas, dapat di artikan melalui mendengarkan khotbah, melalui membaca Alkitab dan bisa juga melaui membaca buku rohani.

Melalui ketiga hal diatas membuat iman kita akan semakin bertumbuh. Kemudian kita akan semakin memahami tentang Tuhan dan juga tentang yang terjadi pada diri dan sekitar kita. Dengan demikian seharusnya hubungan kita dengan Tuhan tidak cukup hanya sesekali atau terkadang saja.

Agar iman kita juga terus bertumbuh seiring dengan perjalanan waktu yang kita lalui. Rasul Paulus sendiri memberikan nasehat Timotius dan ia juga memberikan kita sebuah contoh kesaksian kehidupan Timotius, dimana Timotius sejak dari kecil telah diperkenalkan tentang kebenaran firman Tuhan dan juga dibesarkan melalui pengajaran yang benar melalui firman Tuhan.

Rasul Paulus memberikan nasehat dengan jelas bahwa firman Tuhan yang telah dipelajari dan dipercayainya itu juga yang harus dipakainya untuk menghadapi tantangan pelayanan.

Demikian juga dengan tantangan kehidupan pelayanan saat ini, bahwa firman Tuhan yang kita pelajari dan yang akan terus kita pelajari, itulah yang akan memampukan kita menghadapi semua masalah kehidupan ini.

Firman tersebut mengarahkan kita untuk memiliki sudut pandang yang berbeda tentang masalah apabila kita mengenal Firman Tuhan itu dengan benardan teliti. 

Kita akan menganggap sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.(Yak.1:2-4)

Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.(Mat.13:5)

Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati.(Mat.13:7)

Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.(Mat.13:8)

Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.(Mat.13:12)

Mungkin anda bisa dikatakan seseorang yang sangat hebat dalam berteori, akan tetapi jika belum teraplikasi dalam kehidupan kita sendiri, maka gagasan tersebut tetap hanya menjadi sebuah teori. Sebagai contoh jika seseorang mempunyai title yang tinggi atau jabatan yang tinggi ataupun memiliki harta melimpah seperti apapun yang kita punya tidak akan menolong kita menghadapi masalah dan itu semua tidak akan menjamin.

Karena kita hanya butuh sebuah respon dan sudut pandang yang benar tentang Firman Tuhan yang selalu menolong kita dalam menghadapi sebuah proses adanya suatu masalah. Firman Tuhan dalam ayat diatas adalah memiliki pengertian dan kelimpahan hikmat. sehingga kita semua perlu mendalami Firman dan mencoba mengubah sudut pandang kita.

Umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku.”(Yes.43:21)

Keyword utama dalam Firman Tuhan diatas adalah umat yang telah dibentuk Tuhan, dan kemasyhuran adalah impactnya. Untuk menjalankan sebuah proses pembentukan bisa saja melalui apapun jalannya.

Sebuah masalah jika kita bisa merespon dengan benar pada saat pembentukannya akan menghasilkan kemuliaan (Righteousness). Kemuliaan berarti kualitas Tuhan. Kalau saat ini kita sedang dibentuk dan setia pada Firman Tuhan, nilai kita akan melebihi apapun dimata Tuhan.

Latihlah dirimu beribadah. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.” 1 Timotius 4:7b-8

Kita harus menjalani kehidupan rohani kita dengan seksama. Kita harus melatih hidup kita agar kita menjadi kuat dalam iman. Iman yang kuat dan bertumbuh tidak diperoleh dalam sekejap saja, tetapi merupakan iman yang dibina hari lepas hari dengan tuntunan Firman Tuhan.

Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.” Ibrani 10:25

Melalui ibadah, doa, pembacaan Firman Tuhan, mengasihi sesama, mengampuni orang yang menyakiti kita, membantu sesama, menghormati orang tua, menjalankan pekerjaan dan bisnis secara jujur, tidak kompromi dengan dosa, menjaga kekudusan pernikahan, tidak mengikuti pergaulan yang buruk dan masih banyak lagi yang dapat kita lakukan untuk melatih hidup kita agar dapat menjalani pertandingan iman dengan baik.

Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu.

(Maz. 119:71)

Apabila kita belajar di sekolah dan dirumah kita bisa mendapatkan pengetahuan, demikian juga dengan belajar Firman Tuhan juga adalah cara mendapatkan pengetahuan tentang Kristus dan Allah. Tidak ada latihan rohani yang lebih penting, daripada latihan untuk belajar Firman Tuhan.

Saat kita belajar Firman Tuhan akan menjadi makanan rohani yang membuat kita bertumbuh dengan baik. Sebagaimana makanan jasmani, makanan rohani setiap hari adalah syarat minimum untuk seorang Kristen dapat hidup sehat dan kuat secara rohani.

Melalui pengajaran didalam isi Firman Tuhan, kita dapat mengetahui siapakah Tuhan,  rencana-Nya dan kehendak apa saja kemudian bagaimana kita seharusnya hidup sebagai anak-anak Allah.

Belajar berarti mengalami Tuhan. Jika memang sebuah proses pembelajaran membutuhkan waktu, tetaplah percaya kepada Tuhan. Karena Tuhan kita adalah Tuhan yang tidak pernah terlambat.

Datangnya sebuah masalah akan membuktikan seberapa tingginya kualitas orang Kristen. Asal ada Firman Tuhan, Pasti disana ada Tuhan yang hidup dan Amin.

Related Sermon From Author

Social Connected

10,119FansSuka
21,449PengikutMengikuti
3,119PelangganBerlangganan